Menjadi orang
jangan mau jadi rata-rata. Jadi orang jangan mau diremehkan. Kalau memang
benar, jangan mau disalahkan. Karena sekarang ini jarang ditemui orang yang mau
gigih memperjuangkan kebenaran. Semakin jarang orang yang peduli dengan
lingkungan. Memang terkadang membela
yang benar itu tidak mudah. Akan banyak sekali rintangan yang akan kita lalui. Apalgi
kalau perdebatan ini menyangkut ke masalah agama. Hal yang sangat mendasar, dan
menyangkut harkat dan martabat dirimu sendiri. Apakah kamu akan mengalah jika
kamu yakin kalau agamamu benar? Jangan sampai itu terjadi. Kita disini sebagai
generasi mudah bukanlah sebagai robot. Kita sebagai manusia punya akal
cemerlang. Jangan mudah diombang-ambing. Karena generasi haruslah punya arah,
bukan berarti memegang kompas. Harus punya pedoman, idealisme, bukan menenteng
UUD 45 kemanapun kita berjalan.
Menengok ke
kondisi negara Indonesia saat ini. Dulu, Indonesia menjadi negara yang disegani
dimata negara lain. Tapi, akankah sekarang masih disegani? Coba lihatlah
Indonesia lebih dalam. Apa yang dipunyai Indonesia? Freeport milik amerika,
Total milik Prancis, Chevron milik Amerika, dan masih banyak sekali
perusahaan-perusahaan asing yang kaya karena Indonesia. Apakah kita sebagai
generasi muda akan senang melihat semua ini. Dulu soekarno pernah berkata “
Biarkan kekayaan alam kita tetap tersimpan di perut bumi, sampai insinyur-insinyur
kita dapat mengolahnya sendiri”. Seharusnya apabila bangsa tetap berpegang pada
kata-kata ini, Indonesia tak akan menjadi sumber uang bagi negara lain.
Sekarang negara-negara lain berteriak kegirangan, sedangkan kita sendiri
merintih kesakitan. Alam Indonesia yang dulunya indah, subur dan bagaikan
permata. Sekarang semakin terpolusi dan tercemar. Oleh karena itu, sebagai
generasi muda kita harus segera menata diri. Bersiap memperbaiki bangsa
Indonesia yang terlanjur BOBROK ini.
Jangan pernah merasa rendah, karena kita semua punya potensi. Tergantung dari
apa yang kalian lakukan sekarang. Tetap statis, atau memacu
sekencang-kencangnya.
No comments:
Post a Comment